Percikan api rindu menghampiri
Membakar hati hingga tiada sisa
Tak mungkinlenyap begitu saja
Secercah harapan mulai muncul
Rasa ingin jumpa denganmu
Meski badai rintangan menghadang
Mengikis kerasnya hati dalam diam
Semua itu hanya angan
Layaknya pungguk merindukan bulan
Tak kan terjadi sampai kapanpun
Sesingkat apapun itu tak kan mungkin
Kenangan indahlah yang mampu obati
Setiaptetes air mata ku berdo’a
Ku persembahkan ntukmu ibu
Berharap....
Semoga surga menyatukan kita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar