Kamis, 27 Februari 2014

Angan dalam Kerinduan


Percikan api rindu menghampiri
Membakar hati hingga tiada sisa

Butiran abu yang terkumpul

Tak mungkinlenyap begitu saja

Secercah harapan mulai muncul

Rasa ingin jumpa denganmu

Meski badai rintangan menghadang

Mengikis kerasnya hati dalam diam



Semua itu hanya angan

Layaknya pungguk merindukan bulan

Tak kan terjadi sampai kapanpun

Sesingkat apapun itu tak kan mungkin



Kenangan indahlah yang mampu obati

Setiaptetes air mata ku berdo’a

Ku persembahkan ntukmu ibu

Berharap....

Semoga surga menyatukan kita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar