Kamis, 27 Februari 2014

Usaha dan Kesuksesan


Cahaya mentari perlahan mengintip
Ayam-ayam mulai berkokok


Kau bergegas dari kenyamanan

Kau korbankan rasa kantukmu


Kobaran api yang kau nyalakan

Ikhlas dan sabar yang kau pancarkan

Membelaiku dengan halus

Berharap aku enyah dari tempatku



Air hangat t’lah tersedia

Tuk mengganti dinginnya pagi

Seruanmu yang menggema

Pertanda hari mulai siang



Rasa takut akan keterlambatan

Itulah yang terlihat

Sarapan pagi telah menanti

Untuk anakmu yang kau sayang



Ibu...

Usahamu tak sia-sia

Ku datang tepat waktu

Kesuksesan yang menyambutku

Melukis senyum di wajah indahmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar